Priyoatmodjo

the spirit of Java

11. SITI ZAKIAH

eyang Siti Zakiah atau dipanggil dengan eyang Titik adalah anak kesebelas, ragil (bungsu) dari eyang buyut Dwidjoatmodjo dengan eyang buyut Sumarsih.

eyang Siti Zakiah (15 Maret 1970) menikah dengan eyang Edi Suprapto (14 Februari 1968) peputra :

  1. Cinta Nawa Nazuha (17 November 1997)
  2. Gigih Dutyma Fiddien (23 Maret 2001)
  3. Utiya Siima Majiida (23 Agustus 2005)
eyang Titik dan Pondok

Kami mengenal eyang Titik sebagai orang pertama di dalam Bani Dwidjoatmodjo yang mondok (sekolah di pesantren). Beliau mondok di Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Jl Garuda Mas Kel Pabelan Kec Kartosura Kab Sukoharjo – Jawa Tengah sebagai angkatan pertama!!. Setelah mondok beliau menjadi pengajar di Assalaam sampai sekarang

Beliau menemukan jodohnya di Assalaam juga, eyang Edi lulusan Pondok Modern Darussalam desa Gontor kec Mlarak kab Ponorogo – Jawa Timur. eyang Edi menjadi pengajar dan akhirnya menjadi salah satu pimpinan di Assalaam.

Bani Dwidjoatmodjo & Assalaam

Kenapa eyang buyut Dwidjoatmodjo memondokkan eyang Titik di Assalaam? Bisa jadi karena kedekatan eyang Dwidjo dengan H. Abdullah Marzuki pemilik percetakan PT Tiga Serangkai Solo. Tanggal 7 Agustus 1982 H. Abdullah Marzuki mendirikan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Punggawan yang berlokasi di Jalan Yosodipuro No. 56 kel Punggawan kec Banjarsari kodya Surakarta – 57132 sebagai cikal bakal PPMI Assalaam yang kita kenal sekarang. Saat awal merintis usaha percetakannya dengan modal mesin stensil, H Abdullah Marzuki pernah tinggal di kediaman eyang buyut Dwidjoatmodjo.

 

eyang Titik waktu masih kecil berdiri diatas meja pingpong

eyang Titik saat masih bersekolah di Madrasah Tsanawiyah (MTs)

eyang Titik dan eyang buyut Dwijdoatmodjo – eyang buyut Sumarsih berfoto bersama selepas wisuda kelulusan sarjana di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta

 

Previous Post

Leave a Reply

© 2024 Priyoatmodjo

Theme by Anders Norén